Drama Musikal Tradisional Korea ‘Diari Harapan Hhong’ di Gwangju

666

 

Drama Musikal Tradisional berjudul ‘Diari Harapan Hhong’ akan ditampilkan di Gwangju Culture and Arts Center pada 11 Juni pukul 16.00.

Karya ‘Diari Harapan Hhong’ yang menggambarkan kebahagiaan dan kesedihan keluarga multikultural, diciptakan oleh Kelompok Musik Tradisional Provinsi Jeonnam pada tahun 2016 sebagai peringatan 30 tahun berdirinya kelompok tersebut. Drama ini bercerita mengenai sorang anak nelayan Vietnam bernama Hhong yang menikah dengan Sam Sik Yi, seorang perjaka tua di Muan-gun. Cerita mengenai kehidupan Hhong dan Sam Sik Yi dilukiskan melalui berbagai tarian dan musik secara tradisional maupun modern.

계속 “Drama Musikal Tradisional Korea ‘Diari Harapan Hhong’ di Gwangju” 읽기

31% Penduduk Seoul Membayar Sewa Rumah Bulanan

 50a1a4a06dce26.26443298

Menurut laporan dari ‘Survei Seoul untuk Penelitian Indikator Peraturan Kota’ pada 8 Juni 2017, penduduk kota Seoul yang tinggal dengan membayar biaya sewa bulanan pada tahun 2016 adalah 31,3%.

42,1% penduduk kota Seoul memiliki sertifikat kepemilikan rumah; 31,3% membayar biaya sewa bulanan; dan 26,2% mengontrak rumah secara beberapa tahun. Jumlah dari penduduk kota Seoul yang membayar sewa bulanan meningkat 10,9% dibandingkan 10 tahun lalu.

Jumlah penduduk berusia sekitar 50 tahun yang membayar biaya sewa bulanan menurun drastis, sedangkan jumlah penduduk berusia sekitar 30 tahun yang membayar biaya sewa bulanan meningkat dari 19,4% di tahun 2005 menjadi 45,6% di tahun 2016. Hal ini berarti beban para usia produktif semakin berat.

계속 “31% Penduduk Seoul Membayar Sewa Rumah Bulanan” 읽기

Cara Menghadapi Debu Mikro dan Debu Kuning

444

 

Pada 2 Juni 2017 lalu, Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga menerbitkan “7 Langkah Menghadapi Debu Mikro Berkepadatan Tinggi” dan “Langkah untuk Menghadapi Debu Kuning” yang disediakan oleh Kementerian Lingkungan dalam 13 bahasa di portal Danuri (http://www.liveinkorea.kr) bagi para keluarga multikultur.

Informasi ini juga disediakan dalam berbagai Bahasa melalui Danuri Call Center (1577-1366), yang merupakan program konsultasi melalui telepon bagi wanita imigran dan keluarga multikulturalnya.

계속 “Cara Menghadapi Debu Mikro dan Debu Kuning” 읽기

Serikat Pekerja Korea Selatan Memohon Perubahan Besar dalam Peraturan Pekerja

2223

Serikat Pekerja Korea Selatan atau Korean Confederation of Trade Unions (KCTU) melakukan demonstrasi untuk mendesak pemerintah menyelesaikan permasalahan tenaga kerja lepas, dan meminta kenaikan upah minimum per jam menjadi 10.000 won .

Kali ini, serikat pekerja akan memasang 10 buah tenda di Gwanghwamun Square dan akan duduk hingga 14 Juni 2017 untuk mendorong pemerintah melakukan perubahan besar pada peraturan ketenagakerjaan untuk menyelesaikan permasalahan tenaga kerja lepas seperti perekrutan tidak langsung dan perekrutan khusus serta memohon naiknya upah minimum per jam menjadi 10.000 won.

Serikat Pekerja Korea Selatan mempunyai beberapa agenda sebagai berikut: perekrutan tidak langsung tenaga kerja lepas (1 Juni 2017), pemecatan tenaga kerja (2 Juni 2017), perjuangan di industri pada jangka panjang (3 Juni 2017), tenaga kerja asing (4 Juni 2017), restrukturisasi industri pembangunan kapal dan perusahaan yang menutup serikat pekerja (7 Juni 2017), kunjungan publil (8 Juni 2017), perekrutan khusus tenaga kerja lepas (9 Juni 2017), dan sebagainya.

Menurut laporan dari media warga Workers (참세상), kepala dari Serikat Pekerja Migran, Udaya Rai menyampaikan bahwa, “Presiden Moon tidak memberikan komitmen kepada pekerja migran pada masa kampanye pemilihan presiden. Kami, para pekerja migran, masih dianggap sebagai benda dan permohonan kami akan perbaikan sistem tidak didengar. Kami akan duduk bersama dengan Serikat Pekerja Korea Selatan untuk menghapus sistem lisensi perekrsutan pekerja yang hanya melindungi para pebisnis.

계속 “Serikat Pekerja Korea Selatan Memohon Perubahan Besar dalam Peraturan Pekerja” 읽기

Konferensi Pers dari 4 Kelompok Agama Untuk Perlindungan Hak Asasi Para Imigran

 

444

‘Dewan Hak Asasi Imigran dari 4 Kelompok Agama’ yang terdiri dari kelompok Katolik, Buddha, Buddha Won, dan Kristen Protestan mengadakan konferensi pers di depan Jogyesa, Jongno-gu, Seoul. Mereka mendesak pemerintahan Presiden Moon Jae-in untuk membuat langkah ke depan pada perlindungan hak asasi dan hak lain para imigran.

Dewan tersebut memberikan pernyataan tentang ‘langkah mendesak yang harus dilakukan pemerintah untuk menjaga hak asasi para imigran’ seperti “kebijakan bagi lebih dari dua juta imigran bukan merupakan perhatian utama selama pemilihan presiden” dan “sangat penting untuk membuat kebijakan khusus pada kenyataan bahwa hak asasi para imigran tidak terjamin,”.

Selain itu, dewan juga berkata bahwa “Hukum Anti Diskriminasi merupakan alat hukum minimal untuk perlindungan hak asasi manusia bagi para minoritas di masyarakt kita. Hal ini juga merupakan langkah pertama bagi seluruh anggota masyarakat untuk menghilangkan dan memahami mengenai kekerasan diskriminasi. Dengan dibuatnya hukum ini, perbuatan pelanggaran kemanusiaan yang didefinisikan oleh PBB sebagai diskriminasi ras harus didefinisikan sebagai kejahatan dan pelakunya mendapatkan hukuman penjara”.

계속 “Konferensi Pers dari 4 Kelompok Agama Untuk Perlindungan Hak Asasi Para Imigran” 읽기

Pemerintah Kota Seoul Merekrut 34 Orang Mahasiswa Asing Untuk Magang Pada Libur Musim Panas

다운로드

Pemerintah Kota Seoul akan merekrut 34 orang mahasiswa asing untuk berpartisipasi dalam program ‘Magang Global Kota Seoul Ke-20’.

‘Magang Global Kota Seoul’ adalah program yang diselenggarakan untuk para mahasiswa asing untuk berpartisipasi dalam bagian administrasi Kota Seoul pada liburan musim panas dan musim dingin.

Periode magang ke-20 adalah 7 minggu, dimulai pada 3 Juli hingga 21 Agustus 2017. Mahasiswa yang dapat mendaftar adalah mahasiswa asing aktif yang sedang kuliah di universitas di Kota Seoul.

Aplikasi pendaftaran akan diterima hingga 4 Juni 2017. Calon peserta magang dapat membaca cara mendaftar dan keterangan lebih lanjut di website Kota Seoul (www.seoul.go.kr) dan Seoul Global Center (http://global.seoul.go.kr) .

계속 “Pemerintah Kota Seoul Merekrut 34 Orang Mahasiswa Asing Untuk Magang Pada Libur Musim Panas” 읽기

‘Layanan Kunjungan Multikultur’ bagi Imigran Hana Multicultural Center Darin 

Hana Multicultural Center Darin memberikan ‘layanan kunjungan multikultur’ bagi para imigran yang memiliki kesulitan untuk transportasi karena jarak yang jauh dan alasan keluarga. Darin menyiapkan program khusus untuk mengurangi ketidakadilan dan jarak dari kesempatan pendidikan di antara para migran serta membantu para imigran untuk menetap di dalam masyarakat Korea.

  1. Tanggal dan Waktu Pelaksanaan

– 1 Mei s/d 31 Desember 2017 (hingga anggaran habis)

  1. Konten

– Pembukaan program Hana Multicultural Center Darin bagi pihak luar

– Akan diadakan evaluasi dan diskusi tatap muka untuk program yang tidak ada di dalam Hana Multicultural Darin.

  1. Sasaran dan jumlah peserta

– Perkumpulan dengan peserta minimal 10 orang dari imigran istri orang Korea, pengungsi, pekerja asing, dan sebagainya

– Minimal 5 keluarga untuk perkumpulan antar keluarga

  1. Jadwal dan Kriteria Seleksi

– Penerimaan aplikasi → Seleksi dokumen → Diskusi tatap muka dan inspeksi → Pencarian ruangan dan pengajar → Pelaksanaan (2~3 minggu)

– Pada saat mendaftar, calon peserta harus mendatangi Hana Multicultural Center Darin untuk menjelaskan mengenai alasan kesulitannya

– Jika program tersebut tidak ada di dalam Hana Multicultural Center Darin, maka diperlukan program 5 hingga 10 kali pelatihan

– Pada saat diskusi tatap muka setelah pendaftaran, perwakilan dari peserta harus mengunjungi Darin

  1. Pendaftaran

– Website (www.hanadarin.com) → Daftar → Daftar untuk mengusulkan program

– Pada saat memberikan usulan, calon peserta harus mengisi formulir pendaftaran (Http://hanadarin.com/news/news01.php?bbsCode=notice&vType=view&idx=304)

– Formulir pendaftaran wajib diisi oleh para imigran yang akan mendaftar dan pada saat menyerahkan ke pihak Darin, calon peserta harus memberikan daftar nama calon peserta.

  1. Narahubung

– Tel: 742-6745 ~ 6, 743-6744 / E-mail: darin@hanadarin.com

계속 “‘Layanan Kunjungan Multikultur’ bagi Imigran Hana Multicultural Center Darin “ 읽기

Festival Film Diaspora Akan Diadakan di Incheon Art Platform

크기변환_1_2017 (1)

Festival Film Diaspora ke-5 akan diadakan di Incheon Art Platform pada 26-30 Mei 2017.

Film pembuka adalah ‘Night Working’ yang menggambarkan persahabatan antara para imigran Kamboja dan orang Korea dengan latar belakang kompleks industry Incheon. Film penutup adalah ‘Nowhere Man’ yang merupakan cerita keluarga imigran Pakistan di Korea.

Festival film ini akan memutar 50 film dari 33 negara. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi http://www.diaff.org

계속 “Festival Film Diaspora Akan Diadakan di Incheon Art Platform” 읽기

Sayembara Cerita Negara Asal Ayah dan Ibu Keluarga Multikultur

 

123

Para keluarga multikultur yang ingin membagikan cerita rakyat dan warisan budaya dari keluarga asal kepada anak-anak dapat mengikuti sayembara untuk menerbitkan cerita rakyat berbagai negara dalam bentuk buku dongeng bergambar. Kota Seoul menyelanggarakan sayembara story telling hingga 30 Juni 2017 mendatang untuk memperdalam pemahaman dan rasa simpati antara orang Korea dan para imigran serta untuk memperkenalkan budaya asli para imigran yang tinggal di Korea.

Tema dari sayembara ini adalah cerita rakyat negara asal (dapat berbentuk legenda, dongeng, dan sebagainya) dan warisan budaya (bangunan, adat, dan sebagainya) yang ditulis dengan menarik dalam format dongeng bagi anak usia 7 hingga 9 tahun. Minimal panjang naskah adalah 3 lembar A4. Peserta bisa mendapatkan evaluasi yang baik jika dapat membuat anak-anak tertarik mendengar cerita tersebut serta menggunakan cerita asli yang belum diterbitkan atau diperkenalkan di Korea.

Setiap orang asing yang berdomisili di Korea dapat mengikuti kontes ini, baik dalam bentuk perseorangan maupun kelompok. Waktu pendaftaran adalah 1 Juni hingga 30 Juni 2017 pukul 17:00 KST. Peserta dapat mendaftar melalui website Seoul Hanultari untuk Keluarga Multikultur di http://www.mcfamily.or.kr.

계속 “Sayembara Cerita Negara Asal Ayah dan Ibu Keluarga Multikultur” 읽기