Perpanjangan Level Pembatasan Sosial Hingga 22 Agustus

Pada 9 Agustus 2021, pemerintah Korea Selatan mengumumkan bahwa pembatasan sosial saat ini akan diperpanjang lagi selama dua minggu.

Oleh karena itu, pembatasan sosial level 4 akan terus diterapkan di wilayah ibukota dan sekitarnya. Wilayah lainnya akan terus menerapkan pembatasan sosial level 3, yang bisa dinaikkan ke level 4 tergantung pada tingkat penyebaran virus di daerah setempat.

Kota Busan telah menaikkan pembatasan sosial ke level 4 pada tanggal 10-22 Agustus, dan beberapa pemerintah daerah lain juga mempertimbangkan untuk menaikkan level pembatasan sosial ke level 4.

Di wilayah ibukota dan sekitarnya yang menerapkan level 4, masyarakat dapat bertemu hingga 4 orang dengan teman dan kenalan di siang hari, tetapi hanya 2 orang setelah jam 6 sore.

Ada perubahan larangan pertemuan pribadi lebih dari 5 orang menjadi 4 orang, akan tetapi beberapa aturan telah diubah sehingga beberapa acara tertentu seperti pesta ulang tahun bayi yang pertama dapat diadakan.

Imigran Tidak Berdokumen Kesulitan untuk Mendapatkan Vaksin

Meskipun pemerintah Korea telah mengumumkan bahwa pemerintah tetap akan memvaksinasi imigran tidak berdokumen, akan tetapi mereka tetap kesulitan untuk melakukan reservasi. Selain itu, setiap pemerintah daerah memiliki kebijakan dan rencana vaksinasi yang berbeda-beda sehingga mereka dibuat bingung.

Pemerintah mengumumkan rencana vaksinasi pada tanggal 4 Agustus 2021 dan menyatakan bahwa WNA yang sudah tinggal di Korea Selatan selama lebih dari tiga bulan bisa mendapatkan vaksin yang sama dengan orang Korea.

WNA yang telah terdaftar untuk asuransi kesehatan bisa mengikuti prosedur yang sama seperti yang dilakukan orang Korea untuk menerima vaksin setelah membuat reservasi untuk tanggal, waktu, dan institusi medis melalui sistem reservasi vaksinasi (https://ncvr.kdca.go .kr/) dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC). Imigran atau penduduk asing jangka panjang yang tidak berdokumen dapat mengunjungi pusat kesehatan masyarakat dengan membawa paspor untuk melakukan reservasi vaksin.

Imigran tidak berdokumen tidak akan mendapatkan kerugian apapun saat melakukan PCR atau karantina. Otoritas kesehatan tidak akan menanyakan informasi pribadi mengenai pekerjaan mereka.

Akan tetapi, yang terjadi di lapangan ternyata berbeda.

Prosedur pendaftaran masih baru dan sulit, selain itu masih banyak imigran tidak berdokumen yang enggan untuk mendapatkan vaksinasi karena khawatir akan dideportasi.

Karena setiap pemerintah daerah memiliki metode reservasi dan rencana vaksinasi yang berbeda, ada juga kebingungan besar di antara para migran yang tidak terbiasa dengan bahasa dan sistem Korea.

Selain itu kebijakan setiap tempat kerja yang berbeda, ada pula imigran yang kesulitan untuk pergi ke luar dari tempat kerja atau mendapatkan cuti, sehingga mereka kesulitan untuk menetapkan tanggal vaksinasi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) menyatakan bahwa ada penyampaian yang ke kurang ke pemerintah daerah, atau pemerintah daerah yang kurang siap, sehingga KCDC akan mengumumkan berbagai informasi tambahan.

Selain itu, untuk mencegah adanya imigran yang tidak bisa mendapatkan vaksinasi karena tekanan dari atasan, maka KCDC berencana untuk membuat langkah-langkah tambahan seperti memberikan pedoman kepada pemilik usaha dengan berkonsultasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Buruh.

Perluasan Kelas Tatap Muka di Jenjang Perguruan Tinggi

교육부는 9월 초 ‘대학 교육회복위원회’에서 향후 2학기 운여 방향을 논의하고, 위원회 산하 ‘방역 및 학사관리 태스크포스팀’을 통해 개선사항을 도출할 방침이다.

Kementerian Pendidikan Korea Selatan mengumumkan akan merekomendasikan Sistem Penggantian Absensi karena Vaksinasi kepada perguruan tinggi sehingga mahasiswa dapat diakui kehadirannya meskipun mereka tidak menghadiri kelas jika mereka divaksinasi dengan vaksin Covid-19 dengan tetap mempertahankan penjalanan kelas tatap muka secara bertahap setelah Oktober 2021.

Pada 9 Agustus 2021, Kementerian Pendidikan mengumumkan rencana pelaksanaan semester kedua universitas dan protokol kesehatan khusus.

Kementerian Pendidikan mendorong mahasiswa untuk mendapatkan vaksin saat reservasi vaksinasi untuk masyarakat di bawah usia 40 tahun dimulai, dan merekomendasikan kepada universitas untuk menjalankan Sistem Penggantian Absensi karena Vaksinasi untuk mahasiswa.

Kementerian Pendidikan berencana untuk merekrut personel untuk mengecek manajemen protokol kesehatan dan menempatkan 3 hingga 12 orang di setiap universitas. Setelah semester baru dimulai, bulan September akan ditetapkan sebagai ‘masa karantina khusus universitas’ untuk memeriksa fasilitas umum di luar sekolah.

Kementerian Pendidikan berencana untuk membahas arah untuk dua semester ke depan melalui Komite Pemulihan Pendidikan Universitas pada awal September 2021, dan menyusun rencana berkelanjutan melalui Satuan Tugas Manajemen Karantina dan Akademik yang berada di bawah komite tersebut.

Hati-hati dengan SMS yang Meminta Sertifikat Vaksinasi dan Informasi Pribadi!

Pemerintah Korea telah mendesak masyarakat untuk berhati-hati dengan penipuan melalui peretasan pesan teks yang meniru sertifikat vaksinasi dan meminta informasi pribadi dan keuangan.

Pemerintah menekankan bahwa ada laporan baru-baru ini tentang kasus penipuan yang meniru sertifikat vaksin, dan bahwa KCDC tidak meminta informasi pribadi apa pun kecuali melalui sistem reservasi.

Pesan teks dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea hanya dikirim melalui nomor 1339 atau nomor telepon Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

Selain itu, sertifikat vaksinasi elektronik harus diunduh langsung dari aplikasi khusus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea tidak mengirimkan alamat akses terpisah.

Data Medis Dibuka ke Pihak Swasta Per 2021

Pemerintah Korea Selatan secara bertahap akan membuka data medis ke sektor swasta mulai tahun 2021. Selain itu, pemerintah juga berencana akan mendistribusikan ambulans dengan kecerdasan buatan (AI) dan perangkat lunak medis AI ke seluruh penjuru Korsel mulai tahun 2022.

Pada 12 Agustus 2021, pemerintah mengumumkan akan menyebarluaskan sistem medis AI melalui layanan diagnosis penyakit AI yang dikembangkan berdasarkan data medis Korea.

Selain itu, mulai tahun 2021, data medis berkualitas tinggi akan dibuka untuk sektor swasta secara bertahap. Walaupun ada keberatan dari masyarakat yang menyatakan bahwa informasi pribadi adalah isu yang sensitif karena bisa dibocorkan dan digunakan secara komersial, pemerintah berencana untuk tetap melaksanakan rencana tersebut.

Pembatasan Sosial Level 4 di Wilayah Ibukota dan Level 3 di Wilayah Non Ibukota

Karena jumlah infeksi Covid-19 yang belum menurun, maka pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk memperpanjang pembatasan sosial level 4 di wilayan ibukota Seoul dan sekitarnya selama 2 minggu lagi hingga 8 Agustus 2021. Pemerintah juga meningkatkan level pembatasan sosial ke level 3 untuk wilayah non ibukota Seoul.

Menurut aturan yang berlaku untuk pembatasan sosial level 3, maka per 27 Juli 2021 jam operasional seluruh kafe dan restoran di area non ibukota akan dibatasi hingga jam 22.00. Setelah itu, kafe dan restoran hanya boleh melakukan layanan bungkus dan pesan antar.

Untuk wilayah ibukota Seoul dan sekitarnya yang menerapkan level 4, jumlah orang yang bisa berkumpul adalah 4 orang pada siang hari dan 2 orang setelah jam 6 sore.

Selain itu, fasilitas hiburan di kawasan ibukota dan sekitarnya akan tetap ditutup hingga 8 Agustus.

Penambahan Jumlah Negara yang Tidak Masuk ke Dalam Aturan Bebas Karantina

Walaupun telah mendapatkan vaksinasi Covid-19, terhitung mulai Agustus 2021, pendatang dari Vietnam dan Rusia tetap wajib untuk melakukan isolasi mandiri selama dua minggu ketika memasuki wilayah Korea Selatan.

Pada 23 Juli 2021, Koresel mengumumkan bahwa pemerintah telah menentukan total 26 negara yang sedang terkena wabah virus mutasi sehingga per Agustus 2021, pendatang dari ke-26 negara tersebut wajib untuk tetap isloasi mandiri saat memasuki Korsel.

Sebelumnya, pemerintah Korsel memberikan insentif untuk bebas karantina selama dua minggu bagi pendatang yang telah menyelesaikan vaksinasi, tetapi saat ini pendatang dari negara-negara yang kasus virus mutasinya telah tinggi tidak bisa mendapatkan insentif ini.

26 negara dengan risiko tinggi tersebut adalah sebagai berikut.

Afrika Selatan, Malawi, Mozambik, Bangladesh, Botswana, Brasil, Suriname, Uni Emirat Arab, Eswatini, Uruguay, India, Indonesia, Zimbabwe, Cile, Paraguay, Filipina, Nepal, Rusia, Lebanon, Malaysia, Vietnam, Haiti, Angola, Uzbekistan , Kuwait, Trinidad dan Tobago (26 negara)

Jumlah SMS Spam Terkait Saham Meningkat 37%

Akhir-akhir ini jumlah spam terkait dengan saham semakin meningkat karena meningkatnya minat masyarakat terhadap saham.

Pada 27 Juli 2021, Badan Internet dan Keamanan Korea mengumumkan bahwa jumlah laporan spam terkait investasi saham yang diterima pada semester pertama tahun 2021 adalah 1,04 juta buah atau naik 37% dari paruh kedua tahun 2020.

Selain itu, jumlah SMS administratif spam ilegal terkait dengan investasi saham mencapai 121 buah pada paruh pertama tahun 2021 atau naik hampir dua kali lipat dari 65 buah pada paruh kedua tahun 2020.

Metode yang paling umum dari SMS spam mengenai investasi saham adalah dengan mendorong pendaftaran keanggotaan berbayar setelah menawarkan saham gratis dan rekomendasi waktu perdagangan untuk menjamin keuntungan yang tinggi.

Jalur Komunikasi Korsel-Korut Pulih Setelah 13 Bulan

Sambungan telepon langsung yang menghubungkan Korea Selatan dan Korea Utara telah pulih sepenuhnya pada jam 10.00 tanggal 27 Juli 2021.

Sudah lebih dari 13 bulan sejak Korea Utara secara sepihak memutus jalur komunikasi pada 9 Juni 2020 dengan alasan beberapa kelompok pembelot Korea Utara membagikan brosur ke Korea Utara.

Istana Kepresidenan Korsel mengadakan briefing darurat dan mengumumkan bahwa mulai jam 10 pagi tanggal 27 Juli 2021, Korsel dan Korut telah memutuskan untuk memulihkan jalur komunikasi antara kedua Korea yang terputus. Presiden Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un beberapa kali bertukar surat sejak April 2021 lalu, dan mereka telah sepakat untuk memulihkan jalur komunikasi yang terputus.

Pada pukul 11.00, Korsel dan Kortut secara bersamaan mengumumkan pemulihan jalur komunikasi.