Komnas HAM, Pemerintah Daerah Mendiskriminasi Imigran dengan Kebijakan Wajib Tes PCR

Komnas HAM menilai peraturan pemerintah daerah yang memaksa para imigran untuk menjalani tes swab Covid-19 merupakan diskriminasi terhadap WNA.

Pada 22 Maret 2021, Komisi Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa perintah administratif dari beberapa pemerintah daerah yang memaksa hanya pekerja migran untuk menjalani tes swab Covid-19 merupakan tindakan diskriminatif terhadap WNA.

Komisi Hak Asasi Manusia menyampaikan kepada pemerintah Korea dan kepala pemerintah daerah bahwa berdasarkan prinsip hak asasi manusia, penetapan dan penerapan kebijakan karantina non-diskriminatif, Komnas HAM mendesak pemerintah untuk menjaga keamanan para pekerja migran melalui kepastian hak untuk bekerja dengan aman melalui tempat tinggal dan lingkungan kerja yang aman dari risiko Covid-19.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Seoul, Gyeonggi-do, Kota Daegu, Gangwon-do, dan Jeollanam-do telah mengeluarkan perintah administratif bahwa pekerja asing, termasuk pekerja asing ilegal dan pemilik perusahaan yang mempekerjakan pekerja migran di lokasi bisnis mereka, untuk menjalani tes swab Covid-19.

글쓴이: margarethmega

margareth_mega@yahoo.com

답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Google photo

Google의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

%s에 연결하는 중