Imigran, Titik Buta Kebijakan Pandemi Covid-19

Pekerja migran berada di titik buta kebijakan pandemi Covid-19 Korea Selatan.

Dari 123 orang yang dinyatakan positif Covid-19 di sebuah pabrik di Namyangju pada 17 Februari 2021, 111 orang di antaranya adalah pekerja migran yang tinggal di asrama. Selain itu, 58 orang atau 12,2% dari kasus terkonfirmasi di Chungcheongbuk-do per 23 Februari 2021 adalah imigran.

Jumlah imigran yang dinyatakan positif terus meningkat karena merebaknya infeksi kelompok di tempat kerja dan universitas.

Khususnya, dalam kasus tempat kerja di mana pekerja migran terkonsentrasi, mereka ditemukan rentan terhadap kebijakan pemerintah karena mereka tinggal dalam kelompok, yaitu di dalam asrama.

Kesulitan yang dihadapi oleh otoritas pemerintah adalah adanya imigran yang enggan membuat pernyataan tentang pergerakan mereka karena komunikasi yang kurang baik dalam bahasa Korea.

Organisasi pendukung imigran dan lainnya mengatakan bahwa legalisasi migran tidak berdokumen diperlukan dalam situasi Pandemi Covid-19.

Otoritas pemerintah mengatakan bahwa imigran yang tidak berdokumen akan divaksinasi jika dianggap perlu, tetapi sebelum itu, sulit untuk merespons vaksinasi dengan mudah tanpa tindakan seperti stabilitas status dan legalisasi.

글쓴이: margarethmega

margareth_mega@yahoo.com

답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Google photo

Google의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

%s에 연결하는 중